Prosedur Desain Elemen Lentur Baja (Part I)

Lama sekali saya tidak posting, berhubung akhir-akhir ini saya sibuk sekali.. Sibuk mencari kesibukan😀

Postingan kali ini adalah tentang struktur baja, desain elemen lentur. Saya baru selesai tugas Perancangan Bangunan Gedung, kebetulan saya dapat material baja. Jadi mumpung masih ingat, saya share sedikit yang saya tahu (kebetulan saya tahunya cuma sedikit😀 )

Okay, kita mulai saja. Elemen lentur. Apa sih elemen lentur? Ya intinya elemen yang melentur. Udah gitu aja, daripada panjang lebar malah ga ngerti. Elemen lentur di sini adalah balok. Baja adalah material yang memiliki kondisi plastis. Ini gambarnya, (yang ini gambarnya ngopi dari web lain)

tegreg

Nah, elemen lentur pada baja didesain sampai pada kondisi plastis, bukan pada kondisi elastis. Pada saat awal pembebanan tegangan akan terus bertambah sampai mencapai tegangan leleh (fy), kemudian serat bagian dalamnya pun tegangannya ikut bertambah sampai tegangan leleh juga. Agar tambah bingung kita lihat gambarnya.

lelplas

Pada kondisi a adalah pembebanan awal, tegangannya kurang dari  tegangan leleh. Pada kondisi b adalah batas kondisi elastis, tegangan yang terjadi pada serat terluar sama dengan tegangan leleh. Kondisi c tegangan tetap pada tegangan leleh diikuti serat terdalamnya. Pada kondisi d seluruh penampang pada tegangan leleh, kondisi ini adalah batas kondisi plastis.

Asal usul rumus momen pada (b) dan (d), sebenarnya sederhana. Hanya persamaan momen seperti pada umumnya

leleh

C = volume prisma atas
= σ * ½ h * 0.5 * b

C = T

Jika ditinjau dari T, maka
M = C * 2/3 h
= fy * ½ h * 0.5 * b * 2/3 h
= fy * 1/6 * b * h2
Karena Sx = 1/6 bh2, maka
M = Sx * fy

Begitu loh asal mulanya, sedangkan untuk kondisi (d):

plastis

C = volume balok atas
= σ * ½ h * b

C = T

Jika ditinjau dari T, maka
M = C * 1/2 h
= fy * ½ h * b * 1/2 h
= fy * 1/4 * b * h2

Karena Zx = 1/4 bh2, maka
M = Zx * fy

Ya begitulah asal usul dari rumus momen leleh dan momen plastis. Untuk prosedur desain elemen lentur baja, karena kalau di sini terlalu panjang kita lanjut di postingan selanjutnya ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s