Ikut SNMPTN Tahun Ini?

Ya tema kali ini untuk adik-adik dan teman-teman yang akan melanjutkan studinya ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Seringkali memilih PTN menjadi buah simalakama bagi kita, kadang-kadang kita ingin ke A orangtua ingin ke B, kita ingin ke C tapi hati lebih condong ke D. Memang membingungkan. Apalagi satu langkah kita mengambil keputusan, akan merubah nasib kita bertahun-tahun berikutnya.

Yang paling sulit adalah mengalahkan nafsu. Kadang apa yang kita inginkan seharusnya tertutup oleh nafsu kita sendiri. Ibaratnya tubuh kita sedang membutuhkan sayuran, tiba-tiba kita melihat daging ayam yang nampak lezat, nafsu kadang-kadang akan membujuk kita pada hal yang menarik, bukan apa yang kita butuhkan. Sama ketika kita memilih, kita seringkali memilih yang menarik daripada yang kita butuhkan. Misal, kita melihat jurusan A, kita melihat prospek kerja, pendapatan jika kerja, dsb,  dan kita tertarik ke sana, padahal kemampuan dan passion sebenarnya adalah ke bidang B. Ketika kita memaksakan, orang-orang psikologi akan menyebut kita sebagai pembohong. Karena kita membohongi diri kita sendiri dengan melakukan sesuatu yang tidak sesuai. Melakukan sesuatu yang tidak sesuai mungkin bisa mencapai target, namun itu akan menyiksa diri sendiri, karena itu akan membuat kita cepat lelah dan bosan. Sesuai dengan penelitian berbohong lebih memerlukan banyak energi daripada jujur. Karena itu jujurlah pada diri sendiri saat memilih.

Buah simalakama yang kedua adalah masalah orangtua. Mungkin yang ini yang paling berat. Saat kita jujur pada diri sendiri, dan orangtua tidak merestuinya, pada saat itulah kita akan ditimpa kebingungan yang luar biasa. Jika kita melanjutkan keinginan kita, artinya kita membangkang. Jika kita mengikuti keinginan orangtua, maka itu tadi kita akan membohongi diri sendiri. Pilih mana? Dulu saya pun sempat bingung. Nah, di situlah Tuhan sedang menunjukkan betapa lemahnya kita di hadapan-Nya. Di situlah fungsinya istikharah. Komunikasi dengan orangtua pun penting, karena dengan demikian orangtua akan tahu apa kemampuan dan keinginan anaknya. Namun jika orangtua masih keukeuh dengan pendiriannya, kita bisa menggunakan opsi kedua. Seperti yang saya telah kemukakan sebelumnya, semakin banyak skill yang kita miliki, semakin banyak peluang dalam hidup kita. Kita bisa menawarkan pilihan-pilihan lain pada orangtua, jika salah satu pilihan ditolak oleh orangtua, maka masih banyak pilihan lain yang mungkin orangtua bisa menerimanya.

Bagaimana jika orangtua hanya menginginkan kita masuk jurusan A di universitas X dengan alasan agar orangtua dapat membiayai sekolah kita? Ada dua pilihan, pertama kita bisa berusaha mendapatkan beasiswa, atau yang terakhir adalah kita menuruti keinginan orangtua. Karena walau bagaimana pun juga, orangtua yang telah merawat, membesarkan, dan memberikan kasih sayang kepada kita.

Bagaimana jika kita terlanjur masuk jurusan yang kita tidak senangi dan kita tidak bisa keluar dairinya? Jangan khawatir. Jika kita masuk jurusan yang tidak sesuai dengan kita, maka Allah sedang menguji kita untuk sukses dengan jalan yang berbeda. (Setia Furqon Kholid). Jika nasi sudah menjadi bubur, maka tambahkanlah kecap, seledri, kacang kedelai dan kerupuk agar bisa lebih nikmat, (Aa Gym).Jadikan buah lemon menjadi minuman yang manis! (Aidh al-Qarni). Memang satu langkah kita menentukan kehidupan bertahun-tahun berikutnya. Namun jika orientasi kita benar, Tuhan akan memperbanyak jalan untuk kita melangkah menuju tujuan.Jika sudah daftar ke jurusan A, lalu tidak diterima? Cari yang lain, tidak masalah. Coba lagi taun depan, why not? Banyak kok orang-orang sukses yang menunggu 3 tahun untuk tes snmptn yang gagal terus, dan akhirnya juga gagal, tapi akhirnya sukses di perguruan tinggi yang lain.

Untuk adik-adik dan teman-teman yang ikut snmptn tahun ini, semoga sukses! Lakukan apa yang kita cintai, atau cintai apa yang kita lakukan!

One thought on “Ikut SNMPTN Tahun Ini?

  1. bener bgtt tuh mba/mas..
    Aq ampe nunggu 3th biar masuk PTN tp semuanya gagal (kebetulan baru patah hati liat pengumuman SIMAK UI) mungkin Allah memberi yg lebih baik dr yg kita inginkan, tp sbg umatnya harus berusaha mencarinya, #gatau dee mau kuliah dmn klo gini, sedih banget nasib gue..😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s